Saturday, October 27, 2018

AGAR DO'A & TA'AWWUDZ DIIJABAHI

Saturday, October 27, 2018

Yang perlu diingat dalam masalah do'a & ta'awwudz (minta perlindungan) kepada Allah -Ta'aalaa- itu: bahwa keduanya ibarat senjata, sedangkan senjata itu:

(1)- tergantung kebagusan senjata itu sendiri; yakni harus tajam dan kuat,

(2)- juga tergantung orang yang menggunakannya; yakni tangannya harus kokoh,

(3)- serta tidak ada penghalang; yakni yang dipukul tidak terhalangi oleh perisai atau yang lainnya sehingga tidak mempan.

Jadi, kalau 3 (tiga) hal ini terpenuhi; maka akan berhasil (penggunaan senjata tersebut).

Begitu pula dengan do'a dan ta'awwudz; maka harus terkumpul padanya 3 (tiga) hal ini:

(1)-  Do'anya harus bagus; yakni: sesuai syariat yang telah Nabi -shallallaahu 'alaihi wa sallam- ajarkan.

(2)- Harus mengumpulkan antara hati dan lisannya dalam berdo'a; yakni: benar-benar menghayati apa yang diucapkan.

(3)- Kemudian benar-benar tidak ada penghalang, sehingga diijabahi apa yang dia inginkan. Karena ada penghalang-penghalang diijabahinya suatu do'a, yaitu sebagaimana yang Nabi -shallallaahu 'alaihi wa sallam- sabdakan:

وَمَطْعَمُهُ حَرَامٌ، وَمَشْرَبُهُ حَرَامٌ، وَمَلْبَسُهُ حَرَامٌ، وَغُذِيَ بِالْحَرَامِ، فَأَنَّى يُسْتَجَابُ لِذَلِكَ؟

"… sedangkan makanannya haram, minumannya haram,pakainnya haram; maka bagaimana do'anya akan dikabulkan?!"

Maka inilah diantara hal-hal yang dapat menghalangi do'a seseorang untuk diijabahi.

Wallaahu A'lam.

[Lihat: "Ad-Daa' Wad Dawaa'" (hlm. 21-22- cet. Daar Ibnil Jauzi), karya Imam Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah -rahimahullaah-]

-ditulis oleh: Ahmad Hendrix-

0 comments:

 
Catatan Damar. Design by Pocket - Fixed by Blogger templates